Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend M Jusuf
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang Di Website Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf Makassar
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf Makassar
senin - minggu :

Malam Ini, Prof. Jalaluddin Rahman Bahas Pentingnya Peduli Kaum Duafa

Terbit 5 April 2022 | Oleh : admin1 | Kategori : Berita

“Mengapa kita harus peduli dan berbagi? Ada yang berpendapat, mengapa saya harus bagi rezeki ini. Ini adalah hasil jerih payah saya sendiri…..”

Makassar – Umat Islam itu bersaudara, laksana sebuah bangunan yang saling mengokohkan. Sehingga, kalau ada anggota tubuh yang  sakit, maka  anggota tubuh lain akan turut merasakan sakit. Hal itulah yang menjadi dasar pentingnya kepeduliaan di antara sesama muslim.

Pada malam keempat puasa 1443 H, Prof.Dr. H.Jalaluddin Rahman mengangkat topik pentingnya kepeduliaan terhadap kaum duafa sebagai bahasan dalam ceramah tarawih di Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal Jusuf, Selasa 5 April 2022.

Menurut Prof Jalaluddin Rahman, kepedulian tiada lain adalah munculnya rasa pada diri seseorang untuk merasakan apa yang  dirasakan saudaranya yang  kesulitan yaitu kaum miskin dhuafa. Dengan adanya kepedulian dan rasa senasib akan menimbulkn kesediaan berbagi, membantu, membimbing, dan lain sebagainya.

“Mengapa kita harus peduli dan berbagi? Ada yang berpendapat, mengapa saya harus bagi rezeki ini. Ini adalah hasil jerih payah saya sendiri. Ketahuilah bahwa kita ini khususnya umat Islam adalah makhluk sosial, makhluk yang harus berinteraksi dengan orang lain. Lewat interaksi inilah diperoleh rezeki. Jadi kita ini makhluk yang perlu kebersamaan, perlu tolong menolong,” jelas Prof Jalaluddin.

Al-Quran, kata Prof Jalaluddin, telah memberi nasihat dan ajaran bahwa dalam harta yang kita miliki, terdapat hak orang lain, termasuk kaum duafa. Ibadah puasa menumbuhkan kepeduliaan untuk berbagi melalui infak, sedekah, zakat dan sebagainya.

Selengkapnya, ikuti ceramah Prof.Dr. H.Jalaluddin Rahman pada malam keempat Ramadan 1443 H di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar. (*)

SebelumnyaDr. Firdaus Muhammad, M.A: Hikmah Puasa Menumbuhkan Spirit Khalifah dan Kepedulian Sosial SesudahnyaCeramah Subuh ke-4 Ramadan, Dr.H.Barsihannor Bicara Kemandirian Umat

Berita Lainnya

0 Komentar