Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend M Jusuf
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang Di Website Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf Makassar
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Resmi Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M Jusuf Makassar
senin - minggu :

Optimalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Peradaban Islam

Terbit 31 Januari 2020 | Oleh : admin | Kategori : Makalah/Ceramah/Khutbah Jum'at
Optimalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Peradaban Islam
Khotbah Jumat
Di Mesjid Al Markaz Islami

Judul khotbah: Optimalisasi Fungsi Mesjid Sebagai Pusat Peradaban Islam.
          Hadirin yg saya hormati
          Peradaban Islam memiliki dua fungsi utama, yaitu membentuk pribadi manusia yg berakhlak mulia,    انما بعثت لانكم مكارم الاخلاق  dan kedua membangun kehidupan yg rahmatan lilalamin وما ارسلناك الا رحمة للعالمين . Salah satu ukuran akhlak mulia  seseorang apabila  iman yg dimiliknya  menjadikannya ia senantiasa memperlakukan  orang lain apa yg ia sendiri menyukainya لا يؤمن احدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه ،  dan salah satu ukuran sebagai pribadi Rahmat lilalamin apabila dia berguna terhadap orag. lain  خير الناس انفعهم لغيره. 
              Ketika Rasulullah berada di Kota  Yasrib lalu berganti nama menjadi kota Madinah yg seakar kata dg kata تمدن yg artinya peradaban maka  yg pertam dibangun Rasulullah untuk membangun التمدن atau  "peradaban" adalah mesjid,  yg diantar fungsinya sebagai sarana tempt  bagi hanba menjalin hubungan  dg Tuhannya dan menjalin dengan sesamanya  حبل من الله و حبل من الناس ، dan dua arah hubungan hanba ini merupakan perintah  agama sebagaimana firman Allah واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا . Selama manusia tdk memperbaiki hubungan dg Tuhan serta hubungan dengan  sesama makhluk Nya,  sudah pasti  mereka  tdk akan sukses membangun peradaban atau تمدن. Bahkan menurut Al Qur'an termasuk kategori الذلة atau hina, ضربت عليهم الذلة اينما ثقفو ا الا بحبل من الله وحبل من الناس. Krena itu, tidaklah cukup hanya shalat yg bagus tetapi hubungan dg sesam tidak bagus, atau sebaliknya.
            Fungsi utama laiin daripada Mesjid pada masa  Nabi adalah, Nabi  mejadikannya sebagai pusat dakwah. Dakwah  beliau  disampaikan dengan  penuh hikmah, santun dan ramah,  bermuatan nasehat nasehat yg baik,   baik materinya,  Al Qur'an menyebutkan hal itu dalam Arah Al Nahl yg berbunyi ادعوا إلى سبيل ربك  بالحكمة والموعظة الحسنة وجادلهم بالتى هي احسن . Nabi terdahulupun melakukan hal itu.  Dikisahkn dalam Al Qur'an bahwa Nabi Musa diperintahkan menghadapi Firaun yg zalim deng santun dan ramah. اذهبوا إلى فرعون فإنه طغى.......  فقولا قولا لينا. Nabi Ibrahim yg dimaskkan kedalam api juga masi membukakan pintu ampunan kepada  umatnya, sebagaimana pengaduan Nabi Ibrahim kepada Allah : وان تعذبهم فإنهم عبادك وان تغفر لهم فإنك غفور رحيم

 Beragama sesungguhnya adalah hidayah demikian banyak disebutkan dalam  ayat ayat Al Qur'an, yg diantaranya menyatakan  أن الله يهدي من يشاء  ويضل من يشاء ، Dalam dakwahnya di Mekkah, Nabi Muhammad medapat tantangan berat, ketika di Thaif ia dilemparii batu,  namun ia masih tetap berdoa اللهم اهدى قومي فإنهم لا يعلمون، dan ketika pamannya Abu Thalib sampai akhir hayatnya tidak mengucapkan dua kalimat  syahdat, dan Nabi  besedih karena meskipun pamannya tidak mengikuti ajarannya, ia tetap  memiki bantuan kepad kemanakannya Muhammad dalam menyebarkan Islam pada masa masa genting itu. ia  membelanya, dan Muhammad tetap bersamanya. Menurut sebaggian mufassir hal itulah yg menjadi اسباب النزول turunnya firman Allah  yg berbunyi انك لاتهدى من احببت ولكن الله يهدي من يشاء. 

 Untuk hubungan harmonis antar sesama pengikutnya yg berbeda asal daerah suku adat dan tradisi Nabi menggunakan mesjid sebagai sarana mempersaudarakanya, antara kaum Muhajirin dan kaum anshar,  dan juga membangun kerjasama   dg umat lain  yg beda agama , dengan membuat perjanjian kesepakatan untuk hidup  rukun dan damai tanpa dibatasi perbedaan agama. Dalam kitab sejarah dijumpai naskah perjanjian antara Nabi dengan  warga Madinah termasuk umat Yahudi, yaitu  membangun kerjasama  yang saling membantu  melindungi Madinah jika ada musuh.  Dalam naskah tersebut antara lain dikatakan bhw  ,  للمؤمنين دينهم وللمسلمين دينهم . Tersebut pula dlm sejarah, baw ketika sekelompok umat Kristen Najran yg beragama Kristen datang di Medinah, Nabi Muhammad menerimanya di Mesjid Nabawiyah. Bahkan ketika waktu beribadah mereka tiba, Rasulullah mengizikannya melakukannya di Mesjid Nabawiyah. Berdasarkan praktek kehidupan Nabi Muhammad bersama para sahabat sahabatnya tersebut itu  suatu hal yg sangat sesuai dengan ajaran agama kita ini kalau dalam perkembangan perdaban Islam dikemudian hari  lahir dan terbentuk negara negara berdasarkan kesepakatan yg kita sebut dg negara demokrasi yg  di dalamnya semua warga negara hidup bersama dan setara tanpa dibatasi perbedaan agama, seperti halnya negara kita Indonesia NKRI, yang Bhinneka Tunggal Ika. Karena itulah negara yang kita miliki ini hendaklah  Kita rawat dan pelihara karena hanya dengan hidup damai kita bisa membagun peradaban yang lebih maju lagi. Dan  mesjid memilki perann strategi sebaga wadah menyampaikan dakwah sejuk untuk senantiasa menjaga dan memelihara serta merawatvperdamaian dalam kehidupan berbansasa dan bernegara. Itulah sebabnya di beberapa negara Islam seperti Turki dan Malaysia, materi khotbah Jumat disiapkan oleh lembaga husus, yaitu Diyanet di Turki dan JAIM MAIM di Malaysia agar materinya senantiasa mengandung nilai nilai yg sejalang deng prinsip kehidupan benegaranya.

Hadiri sekalian
Fungsi Mesjid di  masa Nabi Muhammad selain yg kita sebutkan terdahulu juga sebagai tempat mendidik dan mengajarkan ajaran Islam  untuk  pembinaann kehidupan pengembangan ilmu pengetahuan tererutama yg terkait dengan  ajaran Islam. Dalam perjalanan sejarah pasca masa kenabian dengan semangat pengembangan ilmu Pengetahuan  yg berangkat dari Mesjid itu, ,  mesjid menjadi lembaga pendidikan yg dikenal dengan Maktab, kemudian lembaga madrasah, lalu lahir lembaga pendidikan akademi seta  universitas, maka peradaban  atau tamaddun Islam  mengalami perkembangan pesat terutama di era Masa Abbasiyah. Pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir yg bermazhab Fatimiya, didirikan Jamiah AL Azhar yg berpusat di Jami Al Azhar Kairo,  untuk mengembangkan ilmu yg bersumber dari ayat ayat tanziliyah yg kita sebut dg ilmu ilmu agama,  serta yg bersumber dari ayat ayat kauniyuah yg kita sebut sebagai ilmu ilmu umum. Menyikapi kemajuan ilmu pengetahuan di Mesir yg dilaksanakan dan dikembangkan oleh Kerajaan Fatimiyah yg bermazhab Syiah itu, maka Kesultan Bani Saljuk yg bermazhab  Sunni di Bagdag juga tidak ketinggalan dalam kemajuan ilmu pengetahuan,  maka didirikanlah Sekola Tinggi yg bernama Madrasah Nizamiyah. Pada masa itu  terjadilah kompetisi yg bermanfaat antara dunia Sunni dg Dunia Syiah sebagaiman yg dikehendaki Islam sebagaimana disebutkan dlm Al Qur'an  فاستبقوالخيرات . Perlombaan untuk kemajuan  ilmu pengetahuan adalah  perlombaan yg bersifat ositif karena berlomba merebut kebaikan, sementara berlomba untuk saling  menjelek jelekkan, saling memandang enteng, Salim memfitnah, apalagi jika sampai saling menyesatkan dan mengkafirkan tentunya adalah dibenarkan. Perlombaan antar kelompok yg berbada aliran untuk kebaikan dengan demikian masuk kategori berfastabiqul kerat. Karena selama para ulama yang dikuti dalam menjakan Agam  menggunakan Kitabullah Wasunnatihi sebagai sumber ajarannya menurut sy janganlah ada yang saling menysatkan, sebagaimana Sabda Rasulullah تركت فيكم أمرين لن تضلو ابدا ما أن تمسكتم بهما كتاب الله و سنة رسوله .Imam Gazali pernah mengatakan orang yg sdh mengucapkan dua kalimat syarat dan shlat berkiblat ke Baitullah, maka ia adalah saudara kita seagama. Ketika Salman dalam suatu peperangan membunuh  serang yg telah mengucapkan dua kalimat Syahadat hanya karena dikiranya pura pura, nabi berkata kepadanya نحن نحكم بالظواهر والله يعلم بالسراءر. 
Dari uraian diatas, banyak hal yg perlu dilakukan untuk revitalisasi dan optimalisasi dari fungsi mesjid sebagaiman fungsinya pada yg  Masa Rasulullah  dalam  kehidupan kita dewasa ini untuk kemajuan peradaban atauتمدن di Dunia Islam termasuk di negara kita Indonsia.  Dengan mengoptimalkan fungsi mesjid yg jumlahnya sangat besar tersebar di seluruh Indonesi maka Insya Allah kehidupan berbangsa dan bernegar  yg rukun dan damai, yang dibangun atas dasar kesepakan ataub المعاهده akan senantiasa terpelihar, dan  itu merupakan faktor utama kemajuan peradaban Islam di masa sekarang dan akan datang. 
بارك الله ولكم فى القرآن العظيم.....
SebelumnyaOptimalisasi Fungsi Mesjid Sebagai Pusat Peradaban Islam /Prof.Dr.H.Abd.Rahim Yunus, MA/Al Markaz SesudahnyaLILLAH AGAR TIDAK LELAH/ASWAR HASAN/AL MARKAZ

Tausiyah Lainnya